Marhaban
yaa romadhon
marhaban yaa romadhon …
Bulan
penuh cinta.Bulan penuh berkah.Bulan berkumpulnya keluarga yang terpisah,bulan
berlomba-lomba dalam kebajikan,bulan dilipatgandakannya pahala,bulan yang
ditunggu-tunggu setiap tahun,bulan penyemangat kebajikan,bulan para artis
menjadi asaatidz.
Tak
terasa bulan romadhan sudah hampir tiba , umat muslim kini mempersiapkan diri
menyambut bulan suci ini.Betapa rugi kita bila tak mempersiapkan diri
menyambutnya.Semua menginginkan dapat melakukan yang terbaik di bulan romadhon,tak
terkeculi Lembaga Dakwah Fakultas (LDF )
Ulil Albaab yang bernaung di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin
Makassar.Hal tersebut dapat dilihat dari kegiatan yang diselenggarakannya yaitu
OASIS (Obrolan Asyik Seputar Islam) yang diselenggarakan setiap bulan. pada
hari Jumat (28/06/2013) OASIS kembali hadir dan mengangkat tema “Kiat-kiat
menyambut bulan ramadhan”.Temanya sangat menarik dan pematerinya pun
menarik.Ustadnya senang berguyon.Tapi,tetap guyonannya bermanfaat.hehe..
Nah,di
blog ini.saya ingin berbagi hasil racikan ( +
bumbu penyedap ) hasil OASIS tadi.(Ikhwan n akhwat yang ikut OASIS ini,koreksi
ane yah jika ada catatan yang lari kekiri alias jalannya bengkok alias jalannya
tersesat.. @_@).nah check it out!!
Kata
ustad nih “Para sahabat mempersiapkan diri menyambut bulan romadhon 6 bulan
sebelum kedatangannya”. ( Waah,matang sekali yah persiapannya ) . Tapi,sebelum
membahas lebih lanjut tentang romadhan sebenarnya kita tahu tidak sih apa makna
kata ramadhan ?? kalau ada yang nanya apa arti ramadhan,mau jawab apaa hayooo??
Nah
kata ustad lagi nih “ramadhan artinya membakar,panas”.Pada awal ramadhan kita
biasa merasakan panas yang sangat,sampai ada yang mengademkan perutnya dilantai
dengan cara mengangkat bajunya dan menempelkannya dilantai.Mengapa bisa
demikian?yah itulah ramadhan,waktunya membakar dosa dan khilaf.biasanya yang
terasa panas adalah bagian perut & tenggorokan,bibir pecah-pecah,mulut bau
sebau-baunya (tapi,diakhirat lebih harumki dari bau kesturi tawwa).Maka,rugilah
kita jika tidak mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.bagaimana tidak,bau
mulut saja jadi berkah apalagi ngaji dan tahajjud (allahu akbar).
Nah,hal-hal
yang perlu kita persiapkan menyambut bulan suci ini yaitu :
Pertama,memperbanyak do’a.
Kita
tidak tahu kapan,dimana dan dalam kondisi bagaimana malaikat maut menjemput
kita . Sebab malaikat maut tak melihat
tua,muda,miskin,kaya,lapang,sempit,berkeluarga atau jomblo yang penting telah
mendapat perintah dari Allah maka dia mengerjakan.Walaupun ketika tiba masanya
kita tidak dapat memajukan atau memundurkannya namun Allah menilai usaha
kita.termasuk do’a-do’a yang kita panjatkan.maka,perbanyaklah membaca do’a agar
kembali dipertemukan dengan bulan romadhan dan perbanyaklah doa agar kita dapat
menghadapi ujian-ujian berat menjelang ramadhan.
Kedua,Memahami bahwa ramadhan menghampiri
semua orang yang masih hidup.
Setiap
orang dihampiri bulan romadhan,namun hanya orang-orang beriman yang mampu
melaksanakan ibadah puasa.Tapi,tidak semua mampu menghabiskan bulan ramadhan
dengan amalan yang luar biasa.Ada yang berpuasa karena malu dengan orang
sekitar, ada yang hanya ingin diet bahkan ada hanya yang ikut-ikutan,
(na’udzubillah).Padahal,menyambutnya saja dengan hati gembira sudah mendapatkan
berkah apalagi memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dibulan
tersebut.maka,sebelum ramadhan tiba kita sudah harus merancang
kegiatan-kegiatan dibulan tersebut.yang dulu mampu khatam 1 atau 2 kali maka
tambahlah menjadi 3 atau lebih.Namun,yang paling penting adalah bagaimana kita
menghasilkan output terbaik dari hasil training diri di bulan
ramadhan.Kesuksesan kita di bulan ramadhan dapat dilihat dari komitmen kita
setelahnya.
Ketiga,Memahami bahwa Allah mewajibkan
puasa ramadhan
“Yaa
ayyuha lladziyna aamanuu kutiba ‘alaykumu shshiyaam kama kutiba ‘ala lladziyna
mingqoblikum la’allakum tattaquun”.
Berdasarkan
ayat tersebut,maka jelaslah bahwa puasa ramadhan hukumnya wajib.wajib bagi
setiap umat islam.kecuali ada halangan yang syar’i.
Keempat,Persiapan fisik
Sebelum
ramadhan tiba,maka perhatikan kondisi fisik.Jangan sampai kondisi fisik
menghalangi kita berpuasa dan memperbanyak ibadah.Juga perhatikan berat
badan.jika setelah ramadhan berat badan kita bertambah maka artinya kita “ Kuat
Makan @_@ ”.hehe,,sekian.Wassalam.
